Thank you God, For Everything.




Time flies,,
tidak kerasa, kemarin anakku berusia 3 bulan.. 



Sebulan yang lalu, tepat di usia 2 bulannya.. aku kembali masuk bekerja. Meninggalkan anakku dari setengah 6 pagi sampai jam 6 sore.

Sedangkan sekarang, tepat di usia 3 bulannya.. aku kembali masuk bekerja dan kuliah. Tetap berangkat pukul setengah 6 pagi, berburu mengejar kereta, lari lari kecil ke mesin absen, agar bisa pulang tepat waktu pukul 6 sore sampai rumah.

Aku memutuskan untuk pulang ke rumah dahulu untuk menyusui anakku, lalu pukul 7 kurang 15 malam berangkat ke kampus untuk kuliah malam. 

Senin sampai jumat..
Dan masih 1,5 tahun lagi.


Aku bersyukur memiliki mama dan suami yang sangat mendukungku. Mamaku, setiap hari senin-jumat aku memintanya untuk menginap dirumahku.. mengawasi si mbak yang menjaga si kecil, dan juga tentu saja sebagai mama, kaka, sahabat dan teman curhat terbaikku.


Sedangkan,, suamiku, selalu mendukung pekerjaan dan kuliahku. Tanpa perlu berbuat banyak, suamiku adalah pelepas lelah terbaikku. Senyumnya mendamaikan hati, dan pelukannya menyemangati hari. Aku, begitu bahagia setiap berada didekatnya.

Anakku?? Oh tentu saja, dialah salah satu alasan lainnya aku berlari memburu waktu, berlarian, berdesakan. Waktu yang aku sia-siakan dulu sangat berarti kini dengannya. Aku, ingin selalu menemaninya, melihat perkembangannya selama mungkin, bermain bercanda tertawa bersamanya.

Aku, sebahagia ini..



Sebahagia, semua yang aku inginkan terpenuhi..
Sebahagia, yang tidak aku mintapun tercukupi..
Bahkan lebih,,

 
Begitu pula dengan ASIku..

 Allah mencukupkan rizki dan ASIku. di usianya kini.. Ken, anakku, telah mempunyai saudara sepersusuan, Addin namanya. Beda sebulan lebih muda dari Ken, dan mamanya sedang sakit Eklampsia.  

Diusianya kini pula, kemarin, tepat 3 bulan, untuk pertama kalinya Ken bisa tengkurap sendiri. Tahapan perkembangan pertama yang akan menjadi tahapan perkembangan berikutnya.




Aku sangat menikmati peranku,, menjadi anak dari seorang Ibu yang hebat, menjadi istri dari seorang suami yang taqwa, menjadi ibu dari seorang anak yang cerdas, menjadi pegawai dari lembaga terbaik di negeri dan menjadi mahasiswi di universitas kebanggaan negeri.

Sungguh.. kebahagiaan selalu ada di setiap hembus nafasku. Alhamdulillahirabilalamin..

0 comments:

Post a Comment