The Paradox of Life

Aku pikir, aku akan menjadi orang dewasa yang terlihat keren. Berusaha menyampaikan idealisme, menjelaskan semua daya upaya, atau bahkan membela diri saat aku merasa benar.

Tapi..
Akhir-akhir ini, aku bahkan tidak dapat memahami jalan pikiranku sendiri.

Aku.. 
tidak punya tenaga untuk berdebat, berselisih atau bahkan menceritakan.


Dan, aku akui kali ini aku salah.
Aku pikir menjadi dewasa itu menyenangkan, 
sampai aku tau bahwa, menjadi dewasa itu.. melelahkan. 

0 comments:

Post a Comment