Mau
apa sih? Tinggal beli aja kan? Kayanya semakin tinggi daya beli, udah ga ada
yang menarik kan.
Seenggaknya, seperti itu percakapan makan
siang kami,, dengan seorang rekan kerja berpenghasilan puluhan juta
perbulannya.
Makan siang kali ini pun, all you can eat dengan harga
250k/person. Untuk minggu ini, aku sudah 4 kali makan all you can eat (di tempat yang berbeda-beda). 1 kali pacaran, 3
kali traktiran dengan orang berbeda.
Aku mencoba meresapi kata-katanya dan
memainkan makananku yang aku “rasa” tidak menarik. Aku sebenarnya suka sekali
makanan seperti ini. But, four times in a
row ituuuu.. ya ampuuun, ternyata membosankan.
Dan.. aku pikir ada kesamaan diantara yang
dia bicarakan dan yang aku rasakan.
BOSAN? TIDAK EXCITED? TIDAK MERASAKAN
NIKMAT?
1 tahun belakangan ini, aku berkeliling mengunjungi
beberapa kota/ negara..
Bali. Semarang. Cirebon. Tokyo. Osaka.
Surabaya. Singapore. Jogja. Batam. Bandung. Belitung. Batam. Bangkok. Solo.
Kendari.
Dulu aku excited sekali saat pertama kali ke
singapore, tapi setelah berkali-kali kesana, aku jadi biasa saja.
Hal-hal yang sudah terlalu sering dan mudah,
akan cepat membosankan.
Astagfirullah.. Aku kecewa dengan diriku
sendiri. Sepertinya selama ini, aku kufur nikmat.
“saat kita mendapatkan kenikmatan, namun tidak merasakannya.
Mungkin, saat itulah saat kita jauh dari-Nya”


0 comments:
Post a Comment