Happy 50th
Birthday Mommyyyyyyy (˘⌣˘)ε˘`) ♥
Today is My Mom’s
birthdayyyyyy.. yeaayy :D
and at the beginning of
march, my dad also celebrated his 6Oth birthday :D
Bulan puasa tahun lalu, Sebagai hadiah ulang tahun aku
yang ke 21, mama memberi hadiah yang menurutku berharga dan AWESOME, yang insyaAllah
tidak akan terlupa,, kisah pertemuan mama dan ayah hingga perjalanan kehidupan sampai
kami berempat anak-anaknya sudah sebesar inii. Pada saat itu, mama menunjukan beberapa
Diarynya yang ditulis dari sebelum menikah.
07 Juli 1977 Hari Pernikahan itu.
Ayah berulang tahun 1 Maret 1952 dan Mama berulang tahun 28 Maret 1962. Ya, Mama yang saat itu berusia 15 tahun menikah
dengan ayah yang berusia 25 tahun, terpaut 10 tahun. WE O WE, WOW!! Ciee mamaaa,, dapet om-om :P
Dari dulu (sebelum ulang tahun ke 21), kalo ditanya tentang kisah ayah mama,
pasti dijawab “mamamu duluanlah yang
ngejar-ngejar ayah, secara ayahkan PNS pertama di kampung” < ga percaya.
Hahahha..
“Ayahmu duluan
lah, mama kan dulu kembang desa,, banyak yang ngejar-ngejar” < percaya
banget. Hahaha.. dan ternyata TARAAAAA.. Kisahnya, jauh dari bayangan donk
yahhh,, sampe nangis terharu biru, ketawa ngakak nahan pipis, dan hal lainnya
yang jadi mikir “Mama sama ayah keren
banget yaaa,, kisahnya ajaibbb banget”
Mama menikah diusia 15 tahun dan itu berarti Mama cuma lulusan Sekolah Menengah
Pertama, bener-bener cuma lulusan SMP, ayah juga Cuma lulusan SMA, tapi
anak-anaknya S1-S2 donkk,, Pendidikan anak memang sangat diperhatikan oleh
keduanya. Dan meskipun Ayah-Mama tidak mengenyam pendidikan tinggi, tidak
menjadikan mereka minder, rasa sosialisasi yang tinggi dan supel menjadikan
ayah mama sangat baik diterima
masyarakat, bahkan sekarang mama menjadi Ketua geng PKK yang anggotanya ibu-ibu
sarjana dan diploma.. percaya dirinya, ringan tangannya, tidak takut repot,
ketenangannya, kepolosannya, kegigihannya,
bikin mama dipercaya dan biasa dijadikan tempat curhat sama gengnya. Bahkan aku iri, hape mama lebih sering bunyi
daripada hape ku #Eh
Tidak ada yang
sempurna di dunia ini, begitu
pula mamaku, namun bagi kami, anak-anaknya, Mamaku adalah mama terbaik yang
Tuhan berikan, bangganya kami terlahir dari rahimnya, berapa kalipun sujud
syukur sepertinya belum menggambarkan kebahagiaan kami terlahir, besar dan
dirawat dengan kasih sayangnya, konsep ketenangan, kebahagiaan dan kesuksesan (see it) dari
mamaku menjadi peganganku untuk menjalani hari kemarin, sekarang dan hari
berikutnya.
Ah, yaaa.. mamaku memang bukan juara satu, tapi bagi aku
mama adalah juara favorit :P,, karena bisa menjadi kakak, sahabat, dan mama yang
TERBAIKKKKK… ahhh,, I loveee you soo sooo mamaaaa..
Who
ran to help me when I fell,
and would some pretty story tell,
Or kiss the place to make it well?
My Mother
-Ann Taylor-



0 comments:
Post a Comment