My amazing husband..

[HARAPAN]
Liburan natal dan tahun baru ini, aku mendedikasikan menjadi ibu rumah tangga. Memasak, mencuci, mengurus suami, anak dan rumah.
.
.
.
.
[KENYATAAN]
Aku guling-guling bercanda dengan anak-anak, nonton korea, browsing dan hal-hal yang jauh dari kata ‘menjadi ibu rumah tangga’.


Semua berawal dari..

sayang, gimana kalau besok ga usah masak lagi, trus aku aja yang nyuci baju, ngepel, nyuci piring, dan beres-beres’.

Saat itu, aku baru selesai masak, sambil selesai cuci baju -yang tentu saja tinggal pencet- dan juga,, yaa,, sedikit beres-beres. Hari itu, mama sedang menginap di Bogor untuk 2 hari dan aku sudah mengirim pulang ART ku untuk liburan di kampungnya.

aku lebih nyaman kamu nonton korea aja atau browsing gimana? Kamu 3 jam masak, abis dalam 30 menit. kamu nyuci kebanyakan detergen cairnya, ini beres-beres ga ada bedanya”.





Aku speechless. Entahlah ini gimana ya, aku juga bingung. Sedih ngga, seneng ngga, bingung iya.

Sometimes I think my husband is so amazing, that i dont know why he's with me.  Cakep ngga, berantakan pula. Hahaha..

Aku dan mass fajar benar-benar seperti kutub utara dan kutub selatan. Entah bagaimana, semua yang baik-baik ada di mass fajar. Dan aku, ya benar.. sisanya.


Mass fajar jam berapapun tidurnya, bangunnya pasti paling awal. Kalau aku, jam berapapun tidurnya, bangunnya pasti paling terakhir.

Mass fajar selalu memperhatikan apa yang dia makan, mulai dari kandungan gizi dan kalori. Kalau aku, yang penting enak dan micin.

Mass fajar teratur banget, kapan makan, kapan browsing, kapan mandi. Kalau aku, mandinya kapan makan-nya sering.

Mass fajar sehari aja ga olahraga, badannya akan pegel-pegel. Kalau aku, olahraga sehari aja, badan pegel semua. Jadi biasanya, kalau mass fajar olahraga, aku bagian nonton, fotoin, videoin, atau naik dipunggungnya. Hahhaa.

Mass fajar hemat dan tau uangnya untuk apa, kalau aku, aku ? entahlah, aku juga bingung uangku untuk apa. Uang jajanku seminggu = uang jajan mass fajar sebulan.

Mass fajar memiliki aplikasi di seperti quran, doanya apa, fitness, perencanaan keuangan. Kalau aku,  hooq, viu, zomato, sosmed.


Mass fajar, manusia dengan kebutuhan. Sedangkan aku, manusia dengan keinginan.  Aku tidak bisa mendeskripsikan bagaimana beruntung dan bahagianya aku bisa menjadi istrinya. 


if I did anything right in my life, it was when I gave my heart to him.  He is the one, who can fill and handle my life like no one else can. -Love-

SPRING IN KOREA..


Aku pecinta drama korea,,
Keindahan film, makanan dan kebudayaan yang ditampilkan dalam film, tidak pernah menggerakan hatiku untuk berkunjung ke negeri gingseng tersebut. Aku hanya sebatas penikmat alur cerita, terbawa suasana romantisme drama, dan hilang begitu saja saat drama berakhir.

Selepas tahun lalu ke jepang, aku menanyakan minat suamiku untuk jalan ke Korea, dan dia sama sepertiku. Biasa saja, tidak terlalu excited, malah minta ke jepang lagi.
Memang, sebagai Negara tetangga, kami berpikir bahwa untuk liburan ke jepang atau korea akan menghabiskan biaya yang hampir sama.

Dan, siapa yang menyangka.. kesempatan yang sangat jarang sekali, akhir tahun 2016 lalu, garuda Indonesia sedang ada promo 90% OFF Garuda Miles Redemptions. Melihat info itu, tentu saja aku langsung menghubungi suamiku tersayang mengenai promo tadi. Mass Fajar, ok, dan aku pun meluncur secepat kilat ke Garuda Ticketing Office. Setelah mengantri dan drama, aku kehabisan tiket ke Jepang. Daripada ga jadi, dan sayang sekali melewatkan kesempatan langka, aku redeem garuda milesku ke Korea. Bertiga. Dan syukurnya, itu adalah kursi terakhir yang tersedia.

Itulah yang namanya rejeki, pengen ke jepang dapet ke korea. 

Perjalanan kami ke korea, sangat menyenangkan. Kami menyewa apartement di tengah kota yang sangat strategis dan sangat murah menurutku. *lebih murah dari sewa apartement di Singapore.


Meski saat itu Spring, suhu luar ruangan cukup rendah, 0o Celcius saat siang hari. Aku yang tadinya sudah membeli tiket Everland (Korean outdoor themepark) langsung menyesal. Ga bisa di refund, dan suhunya terlalu dingin untuk Ken bermain-main. Alhasil, kami memutuskan pergi ke Lotteworld (Korean indoor themepark), dan tidak terlalu buruk. Ken cukup menikmati bermain dengan pororo, dan segala macamnya.


Kami menghabisakan waktu 1 minggu di korea, waktu yang cukup lama mengingat kami meninggalkan seira di rumah (saat usia 5bulan). Jalan-jalan ke gyeongbokgung palace, namsan tower, myeong-dong, Insadong, Dongdaemun, Gwangjang Market, atau kemana saja kaki kami melangkah.

Negara yang indah, Budaya yang dilestarikan, masyarakat yang ramah, ahh,, ternyata Korea juga sangat menyenangkan.

Aku jatuh cinta setelah mengenalnya lebih dekat. 

PRAMATYA SEIRA AZ ZAHRA PUTRI 281016

Aku, bertaruh nyawa saat melahirkan putri kecilku..
Aku masih ingat rasanya saat nafasku sudah diujung dan aku tak sanggup lagi bernafas. Aku masih ingat rasanya saat aku berada dalam titik, memasrahkan hidup dan matiku kepadaNya. Di ruang operasi itu, aku bertaruh nyawa.

Hari itu, pertama kali aku setakut itu untuk mati, setakut itu untuk anak-anakku akan menjadi piatu, setakut itu tidak bisa lagi memeluk suamiku, dan setakut itu aku membayangkan tangisan mamaku meratapi kematianku kelak.

Mana pernah aku membayangkan hal itu, hingga masuk ke ruang operasi pun, aku masih cengar-cengir ke mama dan suamiku. Kesombonganku diuji olehNya, dan aku telak. Aku takut.

Anakku, lahir saat belum waktunya.
Hari itu, 28 Oktober 2016, usia kandunganku tepat 37 minggu. Bekas operasi Caesar sebelumnya yang sudah menipis, menjadi alasan untukku meng-ok kan tawaran dokter melakukan operasi Caesar lagi. Rumah sakit yang sama. Dokter yang sama.
Gadis kecilku terlahir sehat,  3000 Gram, dengan panjang 50cm. Dan aku super bahagia. Kehadirannya melengkapi kebahagiaan kami. Aku bisa melihat raut bahagia suamiku saat menggendongnya.



“Seira.. welcome to the world, sayang”


Ya.. kami menamainya SEIRA – Anak yang baik (suci & baik, -jepang-).
Doa dalam nama, yang bisa diaamiinkan setiap kami memanggil namanya. 

Kencan bertiga itu ternyata menyenangkan!


              Ini super late post banget, hahaha.. tapi biarlah, aku baru suka menulis kembali akhir-akhir ini, setelah berjibaku dengan tugas essay bisnis internasional, skripsi dan revisian, dan tugas-tugas lainnya.

Pertengahan Mei 2016 lalu, Aku, Mass Fajar dan Ken liburan ke singapore. Ini pengalaman pertama Ken ke luar negeri, dan ini juga pengalaman pertamaku dan mass fajar liburan BERTIGA dengan Ken. Hahaha..        biasanya, kami selalu liburan BERDUA SAJA, atau sekeluarga besar. Bertiga dengan ken, hanya sebatas ke Mall ataupun Pameran. Jadi,, liburan 4 days 3 night ini membutuhkan lumayan banyak persiapannya, terlebih lagi usia ken yang saat itu baru 1,5 tahun dan aku sedang hamil 3 bulan. hahahahah






                Awalnya, liburan ini direncanakan untuk ber-empat. Aku, mass Fajar, Ken dan Mamaku. Kami sudah memesan tiket PP dalam satu kode booking. Liburan kali ini pun sebenarnya ingin agar passpor mama ga bersih (Alias ada capnya) pas berangkat haji nanti. Tapi, ternyata,, pada awal bulan Mei 2016, passpor mama harus sudah dikumpulkan untuk mengurus visa haji tahun ini. Karena tau mama ga jadi berangkat, kami sudah tidak excited untuk liburan. Baru seminggu sebelum berangkat, mass fajar memutuskan bahwa kita tetap liburan saja.

Aku dan mass fajar yang sudah beberapa kali ke Singapore pun, juga sudah tidak ada ide tempat yang kami penasaran untuk kunjungi, jadi liburan kali ini kami benar-benar akan santai, menyesuaikan jam tidurnya Ken, dan ke tempat-tempat hiburan untuk Ken.

Kami menginap di Clarke Quay, dan penginapan kami persis 100 m di depan MRT station. Barang bawaan kami ringkas sebisa mungkin, Kami membawa 1 luggage, dan 1 stroller pockit. Biasanya mass fajar yang membawa koper dan stroller, sedangkan aku menggendong ken (dengan tetap, kondisi hamil muda).  Baru ditempat-tempat tertentu, ken duduk di stroller.

Dalam 3 hari waktu efektif, kami berangkat dari hotel jam 8 – 08.30 pagi (nungguin pup ken yang selalu teratur setiap paginya hahaha), ke tempat wisata, lalu jam 12 balik ke hotel. Kami istirahat, Ken tidur. Jam 14.30 jalan lagi ke tempat wisata. Balik lagi ke hotel jam 18.30. kami ke sentosa island, pantai siloso, singapore zoo, bugis, chinatown, dll.  di hari pulang, kami menghabiskan setengah hari di changi. Hahaha

Liburan bertiga ternyata menyenangkan, aku menikmati waktu-waktuku dengan orang yang sangat aku cintai. Karena janjiku dengan mama belum aku tepati, maka,, mei 2017 aku sudah dapat tiket (dan alhamdulillah,, dapat tiket gratis) ke singapore lagi. Tapi kali ini pasti akan lebih seru, karena InsyaAllah.. liburan kali ini lebih rame, ada kami, mamaku, dan tentu saja,, (dengan kehendak-Nya) ada adik cantiknya Ken. Aamiin..




                Duhhh,, aku jadi kangen liburan.. 

Masa lalu yang [sengaja] ditinggal

Aku pernah dekat dengan beberapa orang, pernah menyukai seseorang yang aku pikir saat itu begitu dalam [dan tentu saja, aku salah], pernah memiliki kenangan dan mempunyai masa lalu.


Aku pikir, begitu juga dengan suamiku.  [pikiranku saat belum bertemu dengan mass fajar]

Namun, ternyata aku salah.. Mass Fajar memang pernah menyukai seseorang [hanya 1 - dan aku mengenalnya], namun ia belum pernah membina hubungan cinta ala abege, cinta monyet ataupun cinta alakadarnya. Dengan kata lain, dia belum pernah pacaran. Dan aku, super bahagia saat mengetahuinya.



Aku tidak menutupi bahwa aku pernah membina hubungan ala kadarnya dengan beberapa orang, namun mass fajar tidak begitu tertarik dengan hubungan masa laluku. Jadi, kami jarang sekali membicarakan tentang hal ini. Dia tidak pernah menanyakan, siapa saja yang pernah dekat, kapan, kenapa dan bagaimana. Ia tidak pernah bertanya juga tentang yang menyangkut hal-hal seperti itu.

Saat aku bercerita lebih dulu, tentang orang-orang yang pernah dekat, dia akan bilang bahwa dia tidak suka membahas masa lalu, dia lebih senang membicarakan saat sekarang dan masa depan yang akan kita lalui bersama.



Dia pernah bilang bahwa dia kadang tidak sengaja bertemu dengan orang yang pernah dekat denganku di kantornya.. [beberapa orang yang pernah dekat denganku, sekantor dengan suamiku, dan hanya beda lantai]. Namun dia tidak akan mengungkit, menggoda atau tertarik membicarakan lebih jauh.


Aku pernah meminta izin untuk bertemu orang yang pernah dekat denganku, dan dia mengizinkan.. “kenapa harus cemburu, sayang? Aku percaya kamu kok.”

Antara senang dan sedih,,
ah,, mungkin istrimu tidak secantik itu untuk dicemburui ya sayang? :P :D

I'm Pregnant [again]



Alhamdulillah, aku melewati hari-hari pernikahanku selama 2,5 tahun ini dengan begitu menyenangkan.. 

 
aku jatuh cinta setiap hari dengannya, merasakan perasaan yang sama saat pertama kali kami bertemu, dan hari-hari seperti kami sedang honeymoon.

Kami selalu meluangkan waktu untuk kencan setiap minggunya, pacaran halal setelah menikah, dan aku tidak perlu risih pandangan orang saat kami bergenggaman di tempat umum.

Kami selalu meluangkan waktu untuk menikmati film-film terbaru, datang ke pameran, mencoba tempat makan baru, liburan ke tempat favorit kami dan hal lainnya, berdua saja. 

Hingga saat ini, ia selalu memeluk dan menciumku saat aku pulang, saat aku bangun dan akan tertidur. Menggenggam tanganku saat akan tidur, di tempat umum, di bioskop, dan dimanapun saat kami ingin bergenggaman tangan.

Aku, begitu mencintainya.





Dan sekarang, aku hamil [lagi]..  honeymoon kami entah yang mana. Hahahaa..
*Ken, mommy love you so much. Makanya mommy kasih kamu teman main. Selamat jadi kakak, anak sholih.. #Pregnant #21Weeks

Japan, i'm in love





Celebrating our 2nd wedding anniversary
11 Jan 14 - 11 Jan 16 


#SuperLatePost
#LagiMalasNulis